Woekshop Penyegaran Auditor Mutu Internal

Ponorogo – 20 Desember 2020, bertempat di Hall CIOS UNIDA Gontor – Badan Penjaminan Mutu (BPM) UNIDA Gontor menyelenggarakan Workshop Penyegaran Auditor Internal. Selama perjalanan proses penjaminan mutu, terjadi dinamika yang terus mengarah pada komitmen untuk melaksanakan continual improvement, terutama untuk mencapai visi sebagai Universitas yang bermutu dan berarti.

Dalam proses Audit Mutu Internal (AMI), peran auditor internal sangat penting untuk mengukur sejauh mana sistem penjaminan mutu dijalankan di masing-masing fakultas, jurusan/prodi, maupun personil civitas akademika. Oleh karena itu, diperlukan kesamaan pemahaman dan persepsi yang sama antar auditor maupun antar pengendali system mutu jurusan/prodi terhadap prosedur, formulir, dan instruksi kerja serta system dokumentasi yang telah ditetapkan. Sejalan dengan pemikiran tersebut, perlu adanya Workshop Penyegaran Auditor Mutu Internal bagi seluruh auditor internal UNIDA Gontor yang berjumlah 57 auditor. 

Workshop kali ini mendatangkan narasumber langsung dari Kepala Badan Penjaminan Mutu Universitas Islam Indonesia (UII) Yogyakarta, ibu Kariyam, S.Si., M.Si. Beliau menjelaskan bahwa “Perguruan Tinggi (PT) yang bermutu ialah PT yang menghasilkan lulusan yang mampu secara aktif mengembangkan potensinya dan menghasilkan ilmu pengetahuan dan/atau teknologi yang berguna bagi masyarakat, bangsa dan negara. Sedangkan definisi mutu sendiri adalah kesesuaian dengan spesifikasi dan standar yang ditentukan/berlaku dan memenuhi atau melebihi keinginan pelanggan dan stakeholders secara konsisten”.

Bu Kariyam menambahkan, “Mutu Pendidikan Tinggi (dikti) menurut Permenristekdikti No. 62 Th 2016 pasal 1 ayat (1): tingkat kesesuaian antara penyelenggaraan Pendidikan tinggi dengan standar pendidikan yang terdiri atas Standar Nasional Pendidikan Tinggi (SN DIkti) dan standar Pendidikan yang ditetapkan oleh Perguruan Tinggi”. Maka, untuk menjadi Universitas yang bermutu adalah dengan menyesuaikan standar Pendidikan yang telah ditetapkan oleh SN Dikti. 

Dr. Mohammad Muslih, M.A. selaku Kepala BPM UNIDA Gontor menambahkan, “UNIDA Gontor tidak hanya menyesuaikan standar mutu berdasarkan standar SN Dikti, bahkan target kedepannya ialah menyesuaikan dengan standar internasional. Perlu dimulai pelan-pelan untuk membangun kebiasaan baru, yaitu budaya mutu”. 

Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman dan kesamaan persepsi terhadap Sistem Penjaminan Mutu, terutama untuk menyempurnakan dokumen-dokumen audit internal yang disesuaikan dengan dokumen-dokumen SPMI (Sistem Penjaminan Mutu Internal).

Leave a Comment