Surabaya – Kamis (23/12/2021) Dalam rangka kegiatan Studi Akademik, Program Studi Ekonomi Islam – Fakultas Ekonomi dan Manajemen UNIDA Gontor, Semester 4 Kelas Robithoh melaksanakan kunjungan di Bank Syariah Indonesia KC Jemur Handayani Surabaya. Kunjungan tersebut adalah kali ketiga bagi mahasiswa dan mahasiswi Program Studi Ekonomi Islam ke Bank Syariah Indonesia KC Jemur Handayani Surabaya.

Bank Syariah Indonesia merupakan lembaga perbankan syariah yang menjalankan fungsi sebagai lembaga intermediasi (penyaluran) dari nasabah pemilik dana (shahibul mal) dengan nasabah yang membutuhkan dana. Namun, nasabah dana dalam bank syariah diperlakukan sebagai investor dan penitip dana. Dana tersebut disalurkan perbankan syariah kepada nasabah pembiayaan untuk beragam keperluan, baik produktif (investasi dan modal kerja) maupun konsumtif. Dari pembiayaan tersebut, bank syariah akan memperoleh bagi hasil/margin yang merupakan pendapatan bagi bank syariah. Jadi, nasabah pembiayaan akan membayar pokok + bagi hasil/margin kepada bank syariah. Pokok akan dikembalikan sepenuhhya kepada nasabah dan sedangkan bagi hasil/margin akan dibagi hasilkan antara bank syariah dan nasabah dana, sesuai dengan nisbah yang telah disepakati.

Pada sharing season ini diawali dengan sambutan dari manager Bank Syariah Indonesia KC Jemur Handayani Surabaya yaitu Bapak Aidil Mustamir, M.S.I. dan manager KC Bank Syariah Indonesia KC Jemur Handayani Surabaya Bapak Sulaiman, dengan menjelaskan sejarah berdirinya BSI yang didirikan pada 1 Febuari 2021. Sambutan ketiga oleh Al-Ustadz Muhammad Alfan Rumasukun S.H.I., M.E. selaku dosen pembimbing studi akademik dari Program Studi Ekonomi Islam – Fakultas Ekonomi dan Manajemen UNIDA Gontor.

Tugas pokok BSI terbagi menjadi dua mekanisme yaitu Pembiayaan dan Pendanaan. Tugas dari bagian pendanaan yaitu mencari nasabah atau mitra yang nantinya akan meningkatkan aset BSI untuk disalurkan pada mekanisme pembiayaan dari BSI. Pada bagian pendanaan ini BSI menggunakan akad Wadiah dan Mudharabah yang mana 2 akad menjadi pilihan bagi para nasabah dalam bertransaksi di BSI. Adapun pada bagian pembiayaan mereka mempunyai akad yaitu Murabahah, ijarah, istishna, mudharabah dan musyarakah yang menjadi pilihan bagi para nasabah. (Fauzan Tazarus)

Reviewer berita : Alfan Rumasukun, S.H.I., M.E. & Meichio Lesmana, M.E.

1 Comment

Comments are closed.