Surabaya – Kamis, 23 Desember 2021 merupakan hari pertama kegiatan studi akademik, bagi Mahasiswa Prodi Ekonomi Islam, Fakultas Ekonomi dan Manajemen UNIDA Gontor Semester 4 Kelas Robithoh. Mengunjungi destinasi Masjid Agung Sunan Ampel dan Makam Sunan Ampel sebagai salah satu situs religi bersejarah di Jawa Timur tepatnya di daerah Ampel, Surabaya. Ahmad Rahmatillah atau yang biasa disebut dengan Sunan Ampel, lahir pada tahun 1401 di Kerajaan Campa. Beliau putra dari tokoh ulama besar, Syeikh Maulana Malik Ibrahim. Beliau juga masih kerabat dekat dari unan Gresik. Disebut Sunan Ampel karena beliau mendapatkan wilayah untuk berdakwah di daerah Ampel Surabaya.

Komplek Masjid ini tidak pernah sepi dari pengunjung, terlepas dari keinginan mereka untuk berziarah atau kepentinganl ainnya. Dengan demikian, munculah inisiatif masyarakat sekitar dan didukung oleh pemda setempat untuk membuka pasar sebagai sentra bisnis UMKM yang bertujuan untuk memenuhi kebutuhan para pengunjung dan sekaligus untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat sekitar Masjid Agung Sunan Ampel. Faktor pendukung lain yang mempengaruhi diversifikasi komoditi UMKM di sana adalah adanya komunitas keturunan Arab di Kampung Arab Ampel yang membawa adat atau tradisi dagang mereka.

Keunikan dari tempat ini selain kita mendapatkan siraman rohani dengan berziarah dan menapak tilas sejarah Sunan Ampel, di tempat ini juga terdapat pasar tradisional sebagai sektor pemberdayaan ekonomi UMKM (Usaha Mikro Kecil dan Menengah) dengan varian komoditi berupa perlengkapan ibadah, parfum Arab, dan makanan-makanan khas Arab.

Di sana para mahasiswa beserta dosen pembimbing Studi Akademik melakukan ziarah dan memanjatkan do’a bersama. Sembari menunggu waktu shalat dzuhur tiba, Al-Ustadz Muhammad Alfan Rumasukun, S.H.I, M.E. dan Al-Ustadz Meichio Lesmana S.E., M.E. sebagai dosen pembimbing bercerita tentang kisah hikmah dan napak tilas perjalanan dakwah dari Sunan Ampel beserta para muridnya. Selain itu rombongan sempat juga mengunjungi UMKM masyarakat sekitar, sehingga dapat disimpulkan bahwa masyarakat UMKM di sekitar area Masjid Agung Sunan Ampel telah menerapkan konsep zonasi bisnis sesuai dengan klasifikasi jenis komoditinya. (Wilman, Irfan)

Reviewer berita : Alfan Rumasukun, S.H.I., M.E. & Meichio Lesmana, M.E.

1 Comment

Comments are closed.