UNIDA Gontor – Program Kampung Zakat Terpadu merupakan program yang digagas oleh Kementerian Agama Kabupaten Ponorogo bersama lembaga-lembaga pengelola zakat dan Perguruan Tinggi yang memiliki labolatorium pengelolaan zakat seperti UNIDA Gontor dan IAIN Ponorogo. Adapun desa mitra dalam program ini adalah Desa Pohijo Kecamatan Sampung, Ponorogo. Di tengah wabah covid-19 (tanggal 22/7/2021), program ini diresmikan dengan diadakan agenda pembagian daging kurban kepada segenap masyarakat Pohijo. Alhamdulillah, di tengah wabah masih bisa berbagi dengan masyarakat yang membutuhkan.

Banyak kegiatan bantuan dari berbagai LAZ Ponorogo yang disampaikan untuk masyarakat Pohijo; ada yang berbentuk santunan kepada kaum dhuafa, beasiswa anak2 duafa, santunan ibu yatim, bedah rumah, pemberian hewan kurban, pemberdayaan bantuan ekonomi dhuafa, dana kemuliaan bagi Imam Masjid, dan pelatihan-pelatihan yang terkait dengan peningkatan skill masyarakat tersebut. Secara umum terdapat 30 jenis kegiatan yang bisa diselenggarakan di Desa Pohijo selama satu tahun berjalan.

Tepat pada hari kamis (23/9/2021) Fakultas Ekonomi dan Manajemen UNIDA Gontor berkontribusi dalam program kampung zakat terpadu ini, yaitu memberikan pelatihan untuk warga petani. Pelatihan ini diselenggarakan dalam rangka memunculkan kembali minat petani untuk bercocok tanam (budidaya) mendong dan menghasilkan kerajinan anyaman (mendong) khas Desa Pohijo.

Mendong adalah sejenis rumput yang sejak dulu biasa dianyam untuk dijadikan tikar. Setelah memasuki era modern ini, budidaya mendong di Desa Pohijo kian menurun dan pengrajin tikar juga sudah surut (tinggal beberapa nenek yang menekuninya). Oleh karena itu, FEM UNIDA Gontor memfasilitasi masyarakat Pohijo untuk menghidupkan kembali sumber penghasilan yang dulu pernah didambakan.

Dalam program pelatihan tersebut dibagi menjadi 3 kategori, yaitu; 10 orang masyarakat petani (pelatihan budidaya), 30 orang ibu-ibu (pelatihan kerajinan/ olahan mendong) dan 10 orang remaja (pelatihan pemasaran dan teknologi). Total peserta 50 orang dari latar belakang berbeda dan dari berbagai RT. di Desa Pohijo. Ketiga program ini dipandang penting oleh tim pengabdian masyarakat FEM UNIDA karena sangat berkaitan antara satu aspek dengan aspek yang lain. Untuk mencapai usaha yang produktif dan berkelanjutan harus ada bahan baku, produk siap pakai, dan segmentasi pasar serta proses pemasarannya.

Bahan baku harus tersedia untuk mendukung output berupa produk usaha, produk juga harus selalu tersedia untuk mendukung kegiatan pemasaran. Oleh karenanya satu program pemberdayaan ekonomi masyarakat Pohijo ini dikelompokkan menjadi 3 yang menyatu dalam satu kesatuan.

Kelompok tani didampingi langsung oleh Ustadz Dr. Parwi, S.P., M.P. (Dosen pakar tanah UNIDA Gontor), kelompok ibu-ibu pengrajin mendong didampingi oleh tim dari Orsos Rumah Kasih Sayang untuk membuat mengemas mendong menjadi barang pecah belah seperti kotak tissu, tempat pena, celengan, dll. Sedangkan sasaran remaja yang berbentuk pelatihan pemasaran dan teknologi didampingi langsung oleh ustadzah Dhika Amalia Kurniawan, S.E., M.M. (Dosen bidang pemasaran Prodi Manajemen UNIDA Gontor). Acara berlangsung dari pagi hingga siang hari dan alhamdulillah respon dari peserta memuaskan.

Semoga kegiatan pelatihan ini menghasilkan ilmu yang bermanfaat bagi masyarakat Pohijo sehingga mampu memperbaiki tingkat ekonomi masyarakat setempat. Aamiin.

Leave a Comment