Tak terasa rentetan acara dari Program Kreativitas Mahasiswa (PKM) Internal Universitas Darussalam Gontor Kampus Siman telah sampai di penghujung kegiatan. Kegiatan ini merupakan sebuah program yang diadakan oleh Departemen Kreativitas Mahasiswa (DKM) bekerja sama dengan Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LPPM) Universitas Darussalam Gontor. Tepat pada Senin pagi (22/03/2021) merupakan hari Seminar Hasil PKM Internal sekaligus sebagai penutup dari acara PKM Internal 2020-2021 setelah seminggu sebelumnya para peserta juga dihadapkan dengan Monitoring dan Evaluating terkait perkembangan dari progres PKM masing-masing tim. Adapun output yang diharapkan dari Seminar Hasil ini selain peningkatan progres pasca Monitoring dan Evaluating ialah keberlangsungan penerapannya di lingkungan sosial. Inovasi dan sasaran program merupakan dua hal yang seringkali dilontarkan oleh Ustadz dan Ustadzah Reviewer kepada masing-masing presenter tim pada Seminar Hasil kali ini. Tahun ini ada 26 tim yang lolos dalam pembiayan PKM Internal dan mengikuti kegiatan Seminar Hasil. Dari 26 tim tersebut dibagi  lagi menjadi tiga program, diantaranya adalah 11 tim PKM-K (Kewirausahaan), 9 tim PKM-KC (Karsa Cipta), dan 6 tim PKM-GFK (Gagasan Futuristik Konstruktif).

            Alhamdulillah, pada PKM Internal kali ini Program Studi Ekonomi Islam dapat mengirimkan satu tim delegasi dan lolos pembiayan serta sampai pada Seminar Hasil. Tim ini yang terdiri dari 3 orang mahasiswa Ekonomi Islam semester 2, yaitu Mohammad Thomy Ilman, Mohammad Ali Ramadhan, dan Muhammad Taufikurrahman, mengambil PKM-KC berbasis sistem informasi akuntansi dengan judul Dainiy: Website Pencatatan Hutang Kembalian di U3 (Unit Usaha Unida). Judul tersebut merupakan konsep final dimana sebelumnya sempat ada perombakan dari konsep semula terkait konsep pencatatan persediaan barang di U3 berbasis Enterprise Resource Planning (ERP) ke konsep pencatatan hutang dagang berbasis website namun tetap mengusung konteks sistem informasi akuntansi dan U3 sebagai objek penelitiannya.

            “Saya apresiasi atas inovasi yang diusulkan, ini merupakan satu langkah kecil menuju perubahan yang lebih baik, namun masih perlu adanya perbaikan terkait kekurangan-kekurangannya” ungkap Al Ustadz Agus Yasin, salah satu Reviewer pada Seminar Hasil sekaligus merupakan salah satu dari pendiri U3. Komentar positif juga datang dari Ustadzah Niken, “ini merupakan sesuatu yang baru, saya harap program ini bisa dikembangkan lagi”, ungkap beliau. Kedepannya tim PKM-KC Ekonomi Islam ini berencana untuk terus mengembangkan serta melakukan penyempurnaan produk guna menghasilkan produk yang mudah dan memudahkan serta sesuai dengan kebutuhan pengguna. Mudah diakses serta memudahkan pengguna, baik dalam pencatatan oleh pihak U3 maupun sebagai publikasi kepada masyarakat Universitas Darussalam Gontor. Terakhir, website pencatatan hutang ini diharapkan bisa dikembangkan sebagai aplikasi bahkan lebih daripada itu yaitu aplikasi pada smartphone.

Mohammad Thomy Ilman

Leave a Comment