Mantingan- Ujian Proposal Skripsi (11/10/2020), tugas akhir bagi mahasiswi program studi Ekonomi Islam semester 7 adalah penulisan skripsi. Skripsi yang berwujud sebuah penelitian menjadikan syarat yang harus dipenuhi. Sudah 2 tahapan yang telah di lalui oleh mereka yaitu pengajuan judul dan Seminar Proposal Skripsi (SPS), dan selanjutnya tahapan yang harus dilalui adalah Ujian Proposal Skripsi (UPS). Tujuan diadakan UPS ini tidak lain adalah untuk melihat seberapa besar persiapan mahasiswi tingkat akhir ini dalam penelitiannya.

Suasana UPS Bersama Ust Achmad Fajaruddin, M.A. dan Ust Abdul Latif Rizqon, M.E.

Manfaat dari diadakan UPS adalah bagaiamana perkembangan dan progres penyelesaian dari mahasiswi itu sendiri. Mahasiswi dituntut untuk siap menghadapi pra ujian skripsi nantinya. Segala persiapan yang harus disiapkan setiap mahasiswi adalah latar belakang, rumusan masalah, dan metode yang tepat. Dalam ujian mahsiswi banyak mendapatkan berbagai macam masukan yang membangun, tentunya hal ini berdampak positif bagi kemajuan penulisan skripsi setiap mahasiswi.

Kesiapan mahasiswi dapat tersirat dari raut wajah masing-masing sebelum, sedang, dan sesudah melalui UPS ini, banyak hal yang tidak disangka-sangka dalan UPS ini, banyak pelajaran yang dapat mereka petik untuk memperbaiki penelitiannya. Dengan UPS ini banyak yang tersadarkan bahwa ilmu yang selama ini didapat masih sangat jauh dan kurang. Hal ini di ungkapkan oleh salah satu mahasiswi akhir Prodi Ekonomi Islam, “cukup membuat nerves dan banyak muncul pertanyaan tak disangka-sangka”, kata Rekno Juminten. “sebelumnya ana sudah baca dan tau jawabannya tapi ketika ditanya kok nge-blank ya ust?”, ungkap mahasiswi yang akrab disapa mom’s. Dan penulis meyakini dengan sample dua mahasiswi sudah mewakili perasaan mahasiswi lainnya.

Suasana UPS Bersama Ust Andi Tryawan, M.A. dan Ust Ahmad Lukman Nugraha, M.A.

Kagiatan UPS di UNIDA Kampus Putri dibagi menjadi 2 gelombang, gelombang pertama untuk mahasiswsi reguler berjumlah 24 orang, akan tetapi 1 orang via online karena mahasiswi tersebut dari Malaysia, sedangkan untuk gelombang kedua untuk mahasiswi non reguler yang akan dilaksanakan setelah UAS. Untuk penguji dari dosen Ekonomi Islam berjumlah 6 orang, yaitu: Achmad Fajaruddin, M.A., Arie Rachmat Sunjoto, M.A., Andi Tryawan, M.A., Ahmad Lukman Nugraha, M.A., Miftahul Huda, M.E., dan Abdul Latif Rizqon, M.E. alhamdulillah kegiatan ini berjalan dengan lancar. Perseiapan yang akan datang adalah UPS Putri jilid II dengan cara mematangkan mahasiswi non reguler, yaitu dengan cara mempertemukan seluruh semester akhir agar saling share pengalaman ketika UPS sebelumnya. (M.Huda)

Leave a Comment