UNIDA Gontor Peringati G30S/PKI

Universitas Darussalam (UNIDA) Gontor memperingati G30S/PKI di Hall lantai 4 Gedung Utama UNIDA Gontor. Acara tahunan yang diselenggarakan ini dihadiri oleh segenap sivitas akademika UNIDA Gontor.

Dalam sambutannya, Prof. Dr. Amal Fathullah Zarkasyi, M.A. menyampaikan bahwa komunis adalah bahaya laten, mahasiswa dan segenap sivitas akademik UNIDA Gontor tidak boleh lengah sama sekali dan harus terus mewaspadainya. Pun kita harus belajar dari sejarah dan jangan lupa pada sejarah.

Pemutaran film dokumenter G30S/PKI yang menjadi wajib hukumnya di UNIDA Gontor ini, karena secara tidak langsung Pondok Modern Darussalam Gontor, santri beserta Kyai menjadi sasaran peristiwa kelam 1948 silam. Saat itu Kyai Ahmad Sahal dan Kyai Imam Zarkasyi, dua dari Trimurti Pondok Modern Darussalam Gontor dalam perjalanan melarikan diri bersama santri dan beberapa ustadz ke Kediri. jalur Trenggalek ternyata sudah dikuasai oleh PKI. Kyai Sahal dan Kyai Zarkasyi pun disekap dan disiksa oleh PKI di kecamatan Sooko, Ponorogo.

“Di Gontor, terdapat orang PKI yang rumahnya tepat bersebelahan dengan ASPHO (Asia Photocopy) yang merupakan salah satu unit usaha pondok Gontor. Sehingga orang PKI tersebut dengan mudahnya mengabarkan apapun tentang pondok Gontor pada anggota PKI lainnya.” Tutur Prof. Amal.

Acara dilanjutkan dengan pembacaan fakta kronologis kekejaman PKI hingga pasca pemberontakan G30S/PKI oleh al-Ustadz Yuangga Kurnia Yahya, S.Th.I., M.A.  dan menonton film bersama ‘Penumpasan Pengkhianatan G30S/PKI’.

Sebuah pelajaran berharga, bahwa Partai Komunis Indonesia adalah musuh yang nyata bagi Umat Islam. (Aqif)

Leave a Comment