Tips Sukses Menulis Skripsi dari Dr. Hamid Fahmy Zarkasyi

Salah satu tantangan mahasiswa semester akhir adalah penulisan skripsi. Untuk menyelesaikan tugas akhir berupa karya ilmiah dengan sukses diperlukan beberapa tips yang harus diperhatikan. Berikut nasihat Al-Ustadz Dr. Hamid Fahmy Zarkasyi yang disampaikan pada acara monitoring dan pengarahan mahasiswa semester lanjut pada hari Kamis 8 Agustus 2019 di Hall CIOS.

Tips yang paling penting adalah tentukan waktu khusus untuk menulis skripsi. Artinya, mahasiswa harus memilih kapan waktu terbaik baginya untuk menulis dan mengerjakan hal-hal yang berkaitan dengan skripsi seperti membaca dan mencari referensi. Misalkan, waktu malam hari sejak pukul 20.00-22.00, atau sepertiga malam sampai waktu subuh, atau setelah shalat subuh. Alokasi waktu dengan disiplin ini sangat penting untuk menjaga konsistensi dan pencapaian target yang ditentukan. Selain itu, pemilihan tempat menulis. Hal ini sangat berpengaruh kepada fokus dan konsentrasi selama mengerjakan skripsi. Di samping itu, tempat yang nyaman dan aman juga sangat dibutuhkan untuk menjaga dari hal-hal yang dapat mengganggu seperti suara musik yang berlebihan, keributan mahasiswa lainnya yang sedang beraktivitas.

Selain waktu dan tempat, adalah membaca dan diskusi. Penulisan skripsi tentunya membutuhkan bahan untuk dapat dituangkan dalam bentuk tulisan yang baik. Artinya, hakikat menulis adalah membaca, dan tidak mungkin seseorang dapat menulis tanpa membaca sebelumnya. Oleh karena itu, untuk dapat menulis skripsi secara efektif perlu dilakukan dengan membaca secara konsisten. Setelah itu, diskusi juga memiliki aspek yang krusial dalam menulis. Dengan diskusi ide-ide dan pendapat dari perspektif yang berbeda akan dapat digali secara lebih maksimal. Selain itu, diskusi juga dapat menjadi sarana saling memberikan rekomendasi bahan bacaan berupa buku ataupun jurnal yang terkait. Hal ini tentunya juga akan mempertajam analisa dan kajian yang dilakukan para penulisan skripsi.

Kesimpulannya adalah menulis skripsi perlu menentukan tempat dan waktu yang tepat, serta ditunjang dengan kegiatan mencari bahan yang akan ditulis melalui membaca dan diskusi. Mungkin ada pertanyaan bagaimana menghilangkan kebosanan dalam menulis skripsi, kalaulah kita mencintai seseorang lalu apakah kita akan merasa bosan dengan dia? Begitupula kalau kita mencintai ilmu yang sedang kita tulis, baca dan diskusikan, apakah kita juga akan merasa bosan? Inilah nasihat dari Al-Ustadz Dr. Hamid Fahmy Zarkasyi di akhir acara pengarahan.

Ed. Akmal Fauzan

Leave a Comment