Soft Launching Virtual Merket TAMAM.ID

Share

Pada hari Ahad 4 Agustus 2019 telah terlaksananya soft launching Virtual Market TAMAM. Acara tersebut bertempat di Hall Gedung Terpadu Universitas Darussalam Gontor  dalam kegiatan ini, Universitas Darussalam Gontor bekerja sama dengan Bank Indonesia dan didukung oleh Forum Pesantren Alumni Gontor (FPAG) serta Forum Bisnis (Forbis) Gontor. Apa sih aplikasi TAMAM yang begitu percaya diri akan terus berkembang? Bagaimana bisa aplikasi ini dapat dukungan dari para pesantren dan Bank Indonesia? Dan siapa saja yaa yang hadir dan mendukung virtual market pesantren ini? Yuk kita simak berita kali ini.

Kemunculan berbagai bentuk e-commerce memang membuat persaingan antara pasar-pasar online kian keras. Begitupun dengan nilai impor indonesia dari tahun ke tahun yang terus meningkat. Secara keseluruhan sekitar 31% masyarakat Indonesia melakukan transaksi belanja online sepenuhnya dari aplikasi. Jumlah ini diklaim oleh Google Indonesia mengalami peningkatan yang cukup signifikan dari tahun 2015. Disisi lain banyaknya transaksi riba menjadi suatu masalah yang sampai saat ini belum ditemukan solusinya. Riba menjadi ancaman bagi masyarakat Indonesia secara luas.

Kehadiran pondok pesantren ditengah tengah masyarakat tidak hanya sebagai Lembaga Pendidikan, tetapi pesantren juga memiliki kekuatan dalam menggerakkan perekonomian masyarakat. Pondok pesantren sebagai basis kekuatan umat dapat bertahan terhadap tantangan zaman terutama era globalisasi ekonomi. Pesantren telah mampu mempertahankan kehadirannya dari segala sisi terlebih dari guncangan ekonomi global dan juga ditengah kehidupan masyarakat dari zaman ke zaman. Hal ini ditandai dengan banyak pondok peasantren yang memiliki usaha-usaha kecil yang mampu mengolahnya secara mandiri. Sehingga pesantren dapat memberikan konstribusi terhadap kemajuan ekonomi.

Berangkat dari permasalahan tersebut, TAMAM hadir sebagai wadah dan solusi atas keadaan masyarakat yang semakin suka dengan riba. TAMAM merupakan satu aplikasi yang dibangun atas dasar wakaf Bank Indonesia bersama para mujahid di Unida Gontor, dengan semangat kebersamaan untuk mencapai walfare dibawah naungan keridhoan-Nya. Sehingga terwujudnya cita-cita para pendiri bangsa ini yaitu tercapainya baldatun thoyyibun wa robbun ghofur.

TAMAM memiliki beberapa target pencapaiannya dengan tiga tahapan yaitu jangka pendek,  menengah dan panjang. Dalam jangka pendek, TAMAM akan menargetkan seluruh pesantren yang berafiliasi dibawah Gontor saling bersinergi dan melengkapi kebutuhan satu pesantren dengan lainnya. Adapun jangka menengah akan memberikan ruang yang sama bagi seluruh pesantren di Indonesia. Sedangkan jangka panjang, TAMAM berharap mampu berperan mengakomodir seluruh kebutuhan kaum muslimin di Indonesia. Marilah bergabung bersama TAMAM. Bersama kita ciptakan pasar syariah online terbesar di Indonesia dengan konsep halal dan barokah. Kalo bukan sekarang kapan lagi. Kalo bukan kita siapa lagi!

TAMAM mendapat dukungan besar dari badan wakaf pondok modern Darussalam Gontor yang di hadiri langsung oleh ketua Badan Wakaf, pimpinan Pondok Modern Darussalam Gontor dan Rektor Universitas Darussalam Gontor beserta beberapa pimpinan pesantren-pesantren  di Indonesia, karna TAMAM sangat di peercaya untuk membangun ekonomi pesantren yang ada, dan mampu menghadapi zaman dimana industry sudah berkembang pada 4.0. TAMAM juga mendapat perhatian khusus oleh Bank Indonesia, terlihat dengan dukungan nyata Bank Indonesia terhadap TAMAM ini, yang di hadiri langsung oleh Deputi Gubernur Bank Indonesia, Bpk Dody Budi Waluyo beserta tim. Keyakinan ini dimula dengan ide yang kuat dan dampak positif yang hebat bahwa ekonomi pesantren mampu menghadapi ekonomi dunia dan virtual market ini insya Allah menjadi salah satu bentuk perkembangan ekonomi Syariah yang ada.

(Akmal Fauzan)

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*