SIROJA 01: BISNIS ALA RASUL DAN SAHABAT

UNIDA Gontor – Azan maghrib berkumandang, tanda shalat maghrib akan dimulai. Seluruh mahasiswa Ekonomi Islam berbondong-bondong ke masjid untuk menunaikan ibadah shalat maghrib berjama’ah. Tiduk lupa para mahasiswa untuk membawa masker, sajadah dan menjaga jarak satu sama lain.

Kegiatan pun dilanjuti dengan acara Siraman Rohani Senja (Siroja), yaitu salah satu kajian mahasiswa Ekonomi Islam yang dilakukan mingguan, membahas tentang aspek-aspek ekonomi. Sayyid Amriadi Batubara selaku pemateri memberikan materi tentang “langkah dan tata cara bisnis Rasul dan sahabat”

Pemateri membahas tentang bisnis Rasulullah yang memiliki empat langkah dan cara. Pertama adalah Shiddiq yang artinya jujur. Berbisnis haruslah jujur, tidak menipu dan merugikan orang lain. Yang kedua adalah Amanah yang artinya terpercaya. Yang dimaksud dengan terpercaya adalah pebisnis dapat dipercaya oleh orang lain dan tidak melakukan tipu daya dan tidak menguntungan satu pihak saja.

Selanjutnya Tabligh. Tabligh adalah penyampaian seseorang dengan pembeli tentang suatu barang atau jasa dengan singkat, padat, dan jelas. Dan yang terakhir adalah fathanah. Menjalankan bisnis haruslah pintar, bagaimana mencari pelanggan, profit, dsb.

Acara pun ditutup dengan ucapan terima kasih dengan hadirnya pemateri di acara Siroja dengan ilmu-ilmu yang telah pemateri sampaikan. Bisnis merupakan salah satu kegiatan yang Rasul jalankan sejak belia. Alumni gontor pun banyak yang menggeluti salah satu bidang ini dan sukses. Berkarya tanpa lelah berjuang Lillah.

Zarel Saessatya

Mahasiswa Semester 3 Prodi Ekonomi Islam

1 Comment

Leave a Comment