Mantingan-15/02/2021, kesyukuran tiada tara dengan terlaksananya Fakultas Ekonomi dan Manajemen Festival (FEMFest #1) di tahun 2021, meski pelaksanaannya berbeda dari tahun-tahun sebelumnya FEMFest #1 yang dilaksanakan secara online ternyata tidak mengurangi kesemarakan di dalamnya baik dari antusias setiap peserta maupun dari panitia. Mengusung tema “Good Economics and Well Being in New Normal After Pandemic COVID-19” sebagai strategi untuk mendorong generasi muda dalam pengimplementasian ilmu pengetahuan dan teknologi pembaharuan melalui ide, gagasan, kreatifitas dan inovasi demi mewujudkan ekonomi yang berkelanjutan dan bergerak normal kembali pasca pandemic COVID-19.

Diawali dengan pembukaan yang dilaksanakan di Hall Pascasarjana Unida dan dihadiri oleh Dekan Fakultas Ekonomi dan Menejemen, Ketua Program Studi Ekonomi Islam dan Menejemen serta jajaran Dosen Fakultas Ekonomi dna Menejemen. “Allahu Akbar!!” semarak takbir dilantunkan oleh Al-Ustadz Dr. Hartomi Maulana, M.Sc selaku dekan FEM diikuti oleh seluruh peserta dan pukulan suara gong sebagai simbolis telah dibukanya Fakultas Ekonomi dan Menejemen Festival (FEMFest) #1. Dalam rentetan acaranya terdapat IESCO 3.0 dibawah naungan Program Studi Ekonomi Islam dan E-Days di bawah naungan Program Studi Menejemen.

Perfotoan Bersama Peserta Webinar FEMFest #1

Usai pembukaan, dilanjutkan acara Public Lecture yang dimoderatori oleh Al-Ustadz Mufti Afif Lc., M.A. dengan tema yang sama, melalui via zoom meet hadir berama kami Prof. DR. Muhammad, M.Ag dan Ir. Adiwarman Azwar Karim, S.E., MBA., MAEP selaku pembicara. Peserta public lecture yang hadirpun berasal dari mahasiswi UNIDA sendiri melalui online dan offline dan juga para akademisi dari universitas lain.

Prof Muhammad dengan tema “Optimization of Islamic Social Finance to Support Economic Recovery After Pandemic” selaku pemateri pertama menyampaikan secara gamblang perihal perubahan pola kehidupan masyarakat di masa pandemic ini, terkhusus pada kondisi ekonomi masyarakat. Beberapa pertanyaan pun dilontarkan peserta seminar sebagai umpan balik atau respon atas apa yang telah disampaikan setidaknya terdapat 7 pertanyaan khusus dari peserta untuk prof Muhammad.

Dilanjutkan oleh Ir. Adiwarman –begitu sapaan hangat kami kepada beliau, mengusung tema “Explore the Pontential and Strategic of Islamic Economic Emporment Community Economic After Pandemic”. Seperti biasa sosok beliau yang ramah dan begitu milenial tidak susah untuk masuk dan diterima bagi kalangan ekonomi muda, berbagai pertanyaan dan kuis-kuis beliau berikan untuk menarik perhatian audience sehingga hujan hadiah pun tidak dapat dihindari. “Yok kuis kuis, gocap gocap!” kiranya seperti itu ajakan beliau untuk melelehkan ketegangan disiang itu, usai beliau memaparkan berlanjut dengan sesi tanya jawab. Respon yang sama seperti pembicara sebelumnya, audience sangat antusias hal ini dibuktikan dengan banyaknya pertanyaan yang diberikan kepada ustadz Adiwarman. “Jangan susah-susahlah pertanyaannya, kan saya kasih pertanyaan ke kalian juga ga susah” ujar pak beliau, grrr seketika tawa terpecah kembali dalam ruangan. 

Moderator menyampaikan sebuah pertanyaan dari salah satu mahasiswi Unida Gontor, “Apa cita-cita pak Adiwarman untuk Indonesia?” sebuah pertanyaan sederhana namun sangat menentukan perihal arah pemikiran sosok Ir. Adiwarman yang kami kenal. “Jelas dong bro! Allah telah menjanjikan untuk seorang pemimpin lahir dari bangsa timur, kalau orang Arab sudah sekarang giliran bangsa Indonesia” sebuah jawaban yang sangat meyakinkan dan membakar semangat kami.

Akhir pesan beliau, “Tugas kami telah selesai, kini kami hanya mengantarkan kalian menuju gerbang kepemimpinan Indonesia di masa depan. Kami bangga telah menjadi orangtua kalian yang saat ini memegang tongkat estafet perjuangan bangsa dan umat” (Sheilla afh)

Leave a Comment