Perkembangan Fintech di Indonesia

Revolusi 4.0 ? Mungkin kita sudah sering mendengar tentangnya, atau  mungkin juga sudah tahu akan keberadaan FinTech, namun tahukah anda sekalian tentang sejarang revolusi industri ? Apa itu FinTech? dan kenapa ada FinTech Syariah ? Mungkin yang saat ini sedang kuliah di jurusan ekonomi syariah sudah mengetahui tentang hal ini, berikut penjelasan  yang bisa dijadikan tambahan pengetahuan tentang dunia Revolusi 4.0 dan dunia  FinTech.

Kata revolusi dalam KBBI mempunyai arti perubahan, sedangkan kata Industri yakni kegiatan memperoleh atau mengolah barang dengan menggunakan sarana dan peralatan seperti mesin dsb. Apabila kita sambungkan, Revolusi Industri berarti perubahan dalam memperoleh dan mengolah barang dan jasa serta sarana yang mendukung. Dalam sejarah, revolusi pertama (1750 – 1850) berlangsung ketika ditemukannya tenaga uap di Inggris yang menggantikan tenaga manusia dan hewan. Pada masa ini rata-rata pendapatan perkapita negara di dunia menjadi enam kali lipat. Kemudian revolusi kedua (1870-1914), pada revolusi kedua ini ditemukan tenaga listrik yang digunakan untuk memproduksi barang secara masal. Penemuan ini memicu kemunculan barang elektronik seperti pesawat telepon, mobil, pesawat terbang. Pada masa revolusi ketiga (akhir abad 20), ditandai dengan ditemukannya teknologi digital dan internet. Masa revulusi ketiga ini ini kegiatan produksi mulai menggunakan mesin elektronik dan IT. Pada abad sekarang ini dikenal Revolusi ke empat 4.0 yang ditandai dengan kemajuan teknologi dalam berbagai bidang. Mesin dan aktivitas manusia  terintegrasi dengan teknologi internet IoT (Internet of Things).

Dalam revolusi 4.0 perubahan yang terjadi lebih identik dengan kecanggihan internet, dimana segala sesuatu bisa dengan mudahnya dikerjakan dengan bantuan internet pintar. Revolusi 4.0 melahirkan inovasi terbaru bebasis teknologi termasuk juga dibidang keuangan atau yang biasa disebut finansial technology (Fintech). Namun yang harus kita perhatikan disini bahwa Finansial teknologi adalah sebuah inovasi dalam bidang layanan jasa keuangan. Bukan hanya sekedar sistem keuangan yang di teknologikan, namun Industri FinTech disini adalah industri keuangan yang menggunakan teknologi dalam pelayanannya. Beberapa sektor FinTech yang kamu harus tau diantaranya adalah, startup pembayaran (Paytren), peminjaman (lending) (Modalku), perencanaan keuangan (personal finance), investasi ritel, pembiayaan (crowdfunding) (Ethis.co.id), uang elektronik (E-Money, Go-Pay, Ovo).

Industri FinTech Syariah merupakan Industri FinTech seperti halnya Fintech lainnya, namun menggunakan akad-akad dan prinsip-prinsip yang sesuai syariah, seperti menghindari hal-hal yang haram, bathil, syubhat, Maisii dan  Gharar.  Munculnya Perusahaan ini tentunya untuk memberikan angin segar bagi para pelaku dan pengguna industri ini agar tetap melaksanakan bisnis sesuai Syariah.  

Prodi Ekonomi Islam Universitas Darussalam Gontor tidak mau kalah dalam dunia Fintech tanah air, dengan mengirimkan salah satu mahasiswanya yaitu Ainul Zamarkasyi untuk malakukan Studi Praktek Lapangan (SPL) di salah satu perusahaan FinTech Syariah yaitu Ethis.co.id, sebuah Platform P2P Syariah yang bergerak di bidang pembiyaan properti dan real estate pertama di Indonesia. Platform ini menggunakan akad istisna’, wakalah, dan murabahah. (Ainul Z./ed Indra S. Husni)

Leave a Comment