Our Third Visit; Penetrasi Digital Branch Bank Syariah Mandiri

Jakarta – Senin, 02 Maret 2020 Mahasiswi Universitas Darussalam (UNIDA) Gontor Program Studi Ekonomi Islam Semester 4 melakukan kunjungan Studi Akademik ke Bank Mandiri Syari’ah. Kunjungan ini bertujuan mengetahui dan menambah wawasan pengetahuan terkait Bank Mandiri Syari’ah.

Bank Mandiri Syari’ah berdiri pada tahun 1999 dan mempunyai 112.000 asset dan 735 cabang yang sudah tersebar di berbagai daerah pada saat ini. Bank Mandiri sendiri memiliki saham terbesar di Bank Mandiri Syari’ah dengan presentase 99%.

Al-ustadz Abrar alumni Gontor lulusan tahun 1999 bergerak sebagai manager business banking relationship beserta dengan rekannya, al-ustadz Hakim dan al-ustadz Hafiz di Bank Mandiri Syari’ah. beliau menjelaskan sejarah berdiri, operasional, kinerja marketing dan launching digital branch di Bank Mandiri Syari’ah pusat.

Terdapat 2 macam pengenalan tentang Bank Mandiri Syari’ah yaitu:

  1. Bank untuk pembiayaan konsumen
  2. Bank untuk pembiayaan produktif seperti PT, CV dan lain-lain.

Apa perbedaan Bank Mandiri dengan Bank Mandiri Syariah?

Yang membedakan ialah sistemnya, yang mana Bank Mandiri bersistem konvensional dan Bank Mandiri Syari’ah berbasis Syari’ah. Sistem yang diterapkan oleh kedua bank tersebut sangatlah berbeda dalam segala aspek, salah satunya ialah kesyari’ahan dengan adanya kesepakatan akad diawal waktu.

Bank syariah mempuyai akad yaitu Murabahah dan jual beli. Nabi Muhammad SAW yang pertama kali menerapkan akad Murabahah yang mana dengan menyebutkan keuntungan antara pembeli dan penjual diawal waktu. Saat ini di Bank Mandiri Syari’ah sendiripun mengimplementasikan akad Murabahah yang mana implementasi tersebut sudah lama sejak masa Rasulullah SAW dan masih berlanjut hingga saat ini.

Bank Mandiri Syari’ah berkembang sangat pesat dari tahun 2018 dengan berfokus pada segmen retail yang mana program ini fokus pada pembiayaan konsumen. Misalnya untuk pembelian rumah, kendaraan dan lain-lain.

Saat ini Bank Mandiri Syari’ah ialah salah satu bank yang memiliki program yang bernama digital branch, yang mana sistem ini memudahkan nasabah untuk bertransaksi tanpa menggunakan slip ataupun kertas. pelayanan operasional ini dilakukan di banking hall dengan menggunakan digital atau komputer atau tab dan suasana homy yang dilakukan secara mandiri oleh nasabah untuk memperoleh informasi, melakukan komunikasi, registrasi pembukaan rekening, transaksi perbankan dan penutupan rekening. Saat ini, konsep digital branch hanya terdapat di 3 cabang kantor Bank Mandiri Syari’ah salah satunya adalah kantor Bank Syari’ah Mandiri cabang Thamrin, Jakarta Pusat yang di set-up sebagai digital branch pertama kali Bank Mandiri Syari’ah. (Marini dan Rohma)

suasana edukasi digital branch di Bank Mandiri Syari’ah

Leave a Comment