Monday Night #1: Zakat And Waqf

Puasa sunnah hari senin pun telah selesai dengan berkumandangnya azan maghrib setempat. Banyak mahasiswa yang berbuka Bersama dikamar masing-masing untuk membatalkan puasa. Tapi tidak dengan mahasiswa Prodi Ekonomi Islam, HMP EKIS membuat acara dengan berbuka Bersama setelah sholat maghrib berjama’ah dan dilanjutkan dengan acara Monday Night setelah sholat Isya dengan tepat.

Sholat Isya Berjama’ah

Buka puasa bertepatan di Hall CIES Lt. 2 yang diikuti oleh Mahasiswa Ekonomi Islam Semester 1 dan semester 3 dikarenakan ada beberapa masalah dan kendala di pengorganisasian. Tetapi, tidak lupa para dosen mengikuti Buka Bersama yang diselenggarakan.

Buka Bersama

Kegiatan pun dilanjutkan dengan sholat isya berjama’ah dan Monday Night sebagai acara akhir pada malam ini. Sayyid Zaimuddin Almahdi Mokan, selaku pemateri datang dan menyampaikan dengan tema Zakat (Charity) Dan Waqf (Islamic Endowment)

Penyampaian Materi Oleh Sayyid Zaimuddin Almahdi Mokan

Zakat adalah suatu kegiatan yang dilakukan oleh umat islam dengan membayar 2,5% persen dari harta yang dipunya. Pada zaman nabi, Zakat berupa barang seperti emas, perak, perunggu. Dengan berjalannya waktu, zakat pada zaman yang serba bisa ini dapat berupa dengan sembako atau bahan-bahan pokok lainnya. Zakat biasanya dikumpulkan oleh Lembaga amil zakat dan diberikan oleh delapan ashnam.

Umat islam pernah kebingungan dengan pembagikan zakat dikarenakan tidak ada fakir miskin pada zamannya. Peristiwa tersebut terjadi pada era khalifah Umar Bin Abdul Aziz pada zaman Kekhalifahan Bani Umayyah. Tetapi sekarang kemiskinan merajalela khususnya di tanah air kita ini

Mahasiswa Aktif Mendengarkan Dan Bertanya

Pembahasan kedua yaitu mengenai Waqf. Banyak orang yang salah mengartikan tentang  waqf produktif. Produktif tidak hanya dilakukan dengan uang, tetapi produktif disini yaitu waqf dapat dilakukan dengan berupa bangunan, tanah, dan hal-hal yang bermanfaat lainnya. Orang yang bertugas mengurusi waqf disebut nazir waqf. Nazir waqf harus bisa memikirkan bagaimana barang-barang waqf tersebut ada harganya dan berguna bagi ummat. Contohnya seperti di Al-Azhar Cairo, denagn waqf bangunan dan tanahnya yang sudah ribuan tahun.

Kegiatan Rutin Setelah Acara: Foto Bersama Untuk Mempererat Silaturahim

Dengan kalimat alhamdalah maka berakhirlah acara Monday Night pada malam yang berbahagia ini. Sesungguhnya zakat dan membantu ummat untuk mengurangi kemiskinan sedikit demi sedikit. Dengan dibayarnya zakat dari orang kaya dan diberikan kepada orang fakir miskin. Begitu juga kegunaan waqf, seperti yang dilakukan Pondok Modern Darussalam Gontor yang masih eksis sejak tahun 1958 dengan penyerahan waqf pada 15 orang hingga sekarang.

Zarel Saesssatya

Mahasiswa Semester 3 Prodi Ekonomi Islam

Leave a Comment