Mengenal Lembaga Filantropi Islam Yayasan Dana Sosial Al-Falah Surabaya: 32 Tahun Mengabdi pada Umat

(Senin, 25/03/2019). Didirikan 1 Maret 1987, Yayasan Dana Sosial al Falah (YDSF) telah dirasakan manfaatnya di lebih dari 25 propinsi di Indonesia. Paradigma prestasi YDSF sebagai lembaga pendayagunaan dana yang amanah dan profesional, menjadikannya sebagai lembaga pengelola zakat, infaq, dan sedekah (ZIS) terpercaya di Indonesia. Lebih dari 161.000 donatur dengan berbagai potensi, kompetensi, fasilitas, dan otoritas dari kalangan birokrasi, profesional, swasta, dan masyarakat umum telah terajut bersama YDSF membentuk komunitas peduli dhuafa. Mereka, dengan segala kemampuan terbaiknya, telah memberikan kontribusi, cinta, dan kepedulian dalam membangun negeri ini. YDSF yang dikukuhkan menjadi Lembaga Amil Zakat Nasional oleh Menteri Agama Republik Indonesia dengan SK No.523 tanggal 10 Desember 2001 menjadi entitas yang menaruh perhatian mendalam pada kemanusiaan yang universal.

Sebagai salah satu lembaga amil zakat nasional, YDSF telah menunjukkan eksistensinya selama 32 tahun dalam melayani umat melalui penghimpunan dan pendayagunaan dana sosial seperti Zakat, Infaq, dan Sedekah (ZIS). Merupakan kesempatan berharga bagi mahasiswa Universitas Darussalam Gontor program studi Ekonomi Islam yaitu Furqon Hifdzurrahman, Zaimudin Al-Mahdi, dan Ilham abadi untuk melaksanakan Studi Praktek Lapangan selama 1 bulan untuk belajar lebih dalam mengenai lembaga filantropi Islam baik secara struktur organisasi, sistem pengelolaan, penghimpunan dan pendayagunaan secara syar’i, efisien, efektif & produktif.

Tidak hanya itu, pada Senin, 11 Maret 2019, dalam rangka memperingati rentetan acara Milad 32 Tahun YDSF mengadakan Workshop “Jago Fundraising” bersama Thoriq Torki, beliau adalah salah satu Ahli yang berpengalaman dalam bidang “Fundraising” dan juga dalam bidang NGO (Non-Governmental Organization). Workshop tersebut bertujuan untuk mempelajari mengenai strategi mengembangkan organisasi nirlaba baik dalam penghimpunan dana seperti advertising, digital marketing, dan juga inovasi program-program sosial yang ditawarkan kepada masyarakat, terlebih pada era millennial dan digital saat ini.

YDSF sebagai lembaga dana sosial Islam memiliki beberapa program diantaranya pelayanan zakat, infaq, sedekah, juga meningkatkan kualitas pendidikan (operasional, sarana dan prasarana), merealisasaikan dakwah Islamiyah (pelatihan lembaga dakwah, diklat pendidikan dakwah Islam).  Memakmurkan Masjid, memberikan santunan yatim piatu, dan peduli kemanusiaan. Lebih lengkap lihat di (https://ydsf.org/program). Hal yang paling menarik dirasakan adalah keakraban dan kekeluargaan dalam lembaga Yayasan Dana Sosial Al-Falah Surabaya, keikhlasan dan istiqomah dalam melayani dan mengabdi kepada umat Islam. 

Dalam rangka memperingati puncak acara Milad 32 Tahun YDSF Festival yang akan digelar pada tanggal 31 Maret 2019 di Jatim Expo (JX International) dimulai dengan Tabligh Akbar “Merajut Ukhuwwah di Tengah Peradaban” bersama Ustadz Wijayanto, Sharing Community bersama komuinitas dakwah Islam dan terakhir Konser Kemanusiaan yang dibawakan oleh group band Letto.

Dari sinilah kami dapat belajar bagaimana suatu institusi / organisasi sosial ataupun NGO dalam pengelolaan, koordinasi dan membangun jaringan antar bagian baik secara internal maupun eksternal. Terlebih bagaimana proses tersebut berlanjut secara terus menerus dan meraih hasil yang optimal melalui Yayasan Dana Sosial Al-Falah Surabaya.

Oleh: Zaimudin Al-Mahdi

Leave a Comment