Mahasiswi Ekonomi Islam Berpartisipasi Seminar Internasional di Madura

Optimalisasi wakaf dan sosial preneur guna mewujudkan Indonesia sebagai pusat halal industri di dunia telah menjadi topik perbincangan yang dibahas tuntas pada seminar internasional kali ini. Acara ini di senggelarakan pada Sabtu, tanggal 24 Agustus 2019 sebagai pembukaan acara FoSSEI Jatim yaitu musyawarah regional (MUREG) yang diadakan di STAIS Moh. Cholil Bangkalan. Yang di ikuti oleh kader kader fossei di setiap ksei di jawa timur. Seminar kali ini diikuti oleh seluruh peserta MuReg FoSSEI Jatim yang diantaranya adalah mahasiswi Ekonomi Islam semester 5 Universitas Darussalam Gontor yaitu, Bunga Wahyu Santika, Inayah Esti Wulan, dan Siska Arie Novita

Seminar internasional ini dihadiri oleh dua pembicara, salah satunya yakni pak Mahbubi Ali beliau merupakan dosen salah satu perguruan tinggi international islamic university of malaysia (IIUM) yang merupakan salah satu perguruan tinngi islam terkenal di asia. Beserta kak ijat yang merupakan founder IJAT FARM yang menampung para peternak2 kalangn menengah. Dari dua pembicara ini kita bisa memahami kolaborasikan Yang tepat antara wakaf dengan sosiopreneur. Seperti yang kita tau bahwa wakaf dapat berbentuk tunai, atau yang sering di sebut wakaf uang, dengan kita mewakafkan uang nantinya uang itu akan dikelola oleh lembaga zakat dan selanjutnya akan disalurkan kepada unit usaha kecil. Dalam pembahasan kali ini, wakaf dan social preneur sangat bersinergi guna mewujudkan Indonesia sebagai pusat halal indisutri di dunia.

(Bunga Wahyu Santika)

Leave a Comment