Mahasiswa Ekonomi Islam raih Prestasi di TEMILNAS FOSSEI 2019

Pentingnya mendorong ekonomi dan keuangan syariah sebagai bagian dari bauran kebijakan. Pengembangan ekonomi dan keuangan syariah diharapkan dapat menjadi salah satu upaya dalam memperkuat struktur ekonomi dan pasar keuangan global saat ini dan mendatang.  Dalam  meningkatkan  peran  dan kontribusi  ekonomi  dan keuangan  syariah secara global dan nasional, diperlukan peran aktif semua pihak, baik pembuat kebijakan, pelaku ekonomi maupun dunia pendidikan. Dalam hal ini peran keuangan syariah sangat diperlukan dalam mendorong pertumbuhan  ekonomi, ZISWAF sebagai filantropi dalam Islam,  dengan potensinya yang begitu besar diharapkan dapat membantu pembangunan ekonomi di Indonesia serta sebagai salah satu upaya tolong – menolong antar sesama umat beragama.  Berdasarkan hal ini, kelompok studi ekonomi islam Association of Sharia Economics Studies (AcSES) beserta Himpunan Mahasiswa Ekonomi Islam, Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Airlangga menyelenggarakan wadah bagi para penggiat ekonomi Islam dalam rangkaian acara Temu Ilmiah Nasional (TEMILNAS) dengan tema “Pengembangan lndustri Halal di Indonesia melalui  Optimalisasi ZISWAF dan Sociopreneur”.

TEMILNAS FoSSEI XVIII merupakan program kerja dari Forum Silaturahmi Studi Ekonomi Islam (FoSSEI) tingkat nasional. Konsep acara dilakukan secara intensif selama lima hari. Acara ini diselenggarakan  untuk  memperkuat  wawasan  mengenai ekonomi Islam dan wawasan keislaman sepenuhnya, serta untuk mempererat tali persaudaraan diantara para mahasiswa di seluruh Indonesia. Acara ini diikuti oleh seluruh Kelompok Studi Ekonomi Islam se-Indonesia. Dalam acara yang bergengsi tersebut, Alhamdulillah Mahasiswa ekonomi islam Unida Gontor mengirimkan delegasi untuk mengikuti Temilnas Fossei 2019 . Dalam acara tersebut, Mahasiswa ekonomi islam unida  Gontor mengikuti 2 jenis perlombaan yaitu lomba Olimpiade Ekonomi Islam yang terbagi 2 tim dengan jumlah 6 orang dan lomba Symposium yang terbagi 2 tim dengan jumlah 5 orang diantara berbagai macam perlombaan yang di sajikan dalam forum ukhuwwah berlandaskan dakwah bernuansa ilmiah ini.

Dalam event TEMILNAS XVII, terdapat salah satu lomba yang menarik di kalangan mahasiswa pecinta ekonomi islam yaitu Symposium. Symposium merupakan salah satu sub acara TEMILNAS FoSSEI yang bertujuan sebagai wadah untuk menyalurkan aspirasi mahasiswa sekaligus sebagai bentuk kontribusi FoSSEI mengenai gagasan ilmiah tentang pengembangan industri halal di Indonesia. Melalui symposium ini diharapkan mahasiswa dari Kelompok Studi Ekonomi Islam (KSEI) di seluruh perguruan tinggi di Indonesia mampu menghasilkan inovasi baru sebagai hasil pemikiran untuk membangun Indonesia ke arah yang lebih baik.

Lomba ini dibagi menjadi 3 Komisi yang sangat menarik untuk dibahas, diantaranya Komisi WAKAF, Komisi Sociopreuner, dan Komisi Industri Halal. Setiap Komisi terdiri dari beberapa jumlah tim yang telah lolos dalam  tahap seleksi. Komisi Wakaf berjumlah 16 Tim, Komisi Sociopreuner berjumlah 8 tim dan Komisi Indsutri Halal berjumlah 16 tim. Lomba ini berlangsung selama 1 hari full yang dilanjutkan setelah perlombaan dengan kegiatan Diskusi Nasional. Diskusi Nasional ini di ikuti oleh seluruh Peserta delegasi Symposum dan beberapa delegasi Non lomba lainnya disertai Moderator dan Notulen sebagai pemandu acara.

Acara TEMILNAS XVIII Fossei 2019 ditutup dengan acara Gala dinner yang diikuti seluruh peserta TEMILNAS dan Presidium Nasional Fossei 2018-2019. Acara berlangsung sangat meriah dan menggetarkan hati seluruh Pecinta ekonomi islam agar dapat terus memberikan kontribusi nyata dalam kebangkitan ekonomi islam di era Globalisasi. Acara tersebut kemudian ditutup dengan pembagian Penghargaan dari setiap rangkaian lomba yang diadakan oleh Panitia TEMILNAS .

Alhamdulillah, dalam kesempatan yang sangat berharga tersebut, Muhammad Aziz As’ad dan Irwansyah  ( Mahasiswa Ekonomi Islam Unida Gontor )  mendapatkan kesempatan meraih penghargaan dengan Kategori Best Paper Komisi Wakaf dalam lomba Symposium. Adapun kategori pemenang di bagi menjadi 2 yaitu Kategori Best Paper dan Best Presentation. Semoga penghargaan yang diraih dapat memberikan motivasi seluruh pecinta ekonomi islam agar dapat terus berkarya dengan memberikan kontribusi pemikiran yang dapat membangkitkan semangat dalam membumikan Ekonomi Islam di bumi pertiwi tercinta ini.

Ed Akmal Fauzan

Leave a Comment