Orang sukses adalah mereka yang bisa menguasai diri, mengatur diri, dan mengatur waktu. [KH. Imam Zarkasyi]

Kesuksesan di bidang apa pun, pasti kuncinya adalah kontrol diri. Sebab, kontrol dirilah yang membuat seseorang bisa maju, selamat, dan mulia hidupnya. 

Kontrol artinya mampu menyuruh diri sendiri, mampu melarang diri sendiri, dan mampu menahan diri sendiri. Setelah kita mampu, kita bisa mudah menggunakan potensi dalam diri, mudah mengisi waktu untuk hal hal yang bermanfaat, dan mudah menggunakan potensi di luar diri. 

Sebagian besar orang yang akhirnya tidak meraih kesuksesan itu karena kontrol diri yang lemah, tidak mampu mengatasi hambatan dari dalam diri, seperti malas, gampang menyerah dan tidak berdisiplin. 

Memang mengendalikan diri, mendisiplinkan diri tanpa sistem sangat sulit. Namun, inilah cara  yang tepat untuk belajar dan hidup. Mengendalikan diri, membuat sistem sendiri, mendisiplinkan diri. Menghukum sendiri jika melanggar, dan menghadiahi diri jika sukses. 

Mengatur diri dan mengatur waktu adalah simbol dari keteraturan seseorang. Keteraturan itulah Manajemen. Jadi, orang sukses adalah orang yang mampu memanage dirinya sendiri. 

Orang yang tidak sukses disebabkan oleh kontrol diri yang lemah atau Menejemen yang lemah. Orang yang sukses adalah orang yang mampu mengatasi hambatan diri (malas, tidak lulus, tidak mau belajar, dan lain lain), dan mampu mengatasi hambatan manajemen. 

Berikut tips membagi waktu dengan optimal:

  1. Tetapkan tujuan yang benar

Penetapan tujuan bisa dikatakan benar, bisa juga dikatakan salah. Jika kita tidak menetapkan sasaran dengna cara yang benar, maka kita tidak akan memiliki target yang tepat untuk fokus pada hal tersebut. Mulailah belajar fokus dari skearang.

Gunakan metode pengaturan sasaran secara tepat, untuk membantu kita melihat semua target dan tujuan ke depan. Ketika penetapan tujuan, pastikan kita memiliki makna yang kuat untuk mencapainya.

  1. Tentukan sistem manajemen waktu yang tepat

Salah satu tips untuk mengatur waktu menemukan sistem yang tepat untuk melakukannya. Sistem manajemen mutu mungkin adalah cara yang paling efektif. Siap orang memiliki sistem yang berbeda dan trik yang berbeda sehingga kita perlu menerapkan upaya untuk diri kita sendiri. Setiap aktivitas yang ber beda, perlu diterapkan secara baik oleh masing masing individu. Bila kamu seorang pelajar, maka tentukan sistem pembagian waktu yang baik antara rutinitas kelas dan waktu luang pribadi. Jangan sampai timpang satu sama lain.

  1. Tinggalkan kebiasaan buruk

Salah satu pemboros waktu terbesar yang terjadi adalah kebiasaan buruk kita sendiri. Entah mengerjakan hal sampai sampai berjam-jam yang tidak berguna, terlalu banyak berselancar di media sosial, bermain game, dan sebagainya. 

Gunakan waktu secara bijak dengan menghilangkan kebiasaan buruk demi mencapai tujuan bersama. Sadarilah bahwa waktu adalah hal yang berharga dan tidak bisa diulang lagi. Terutama jika kita menyia-nyiakan hal tersebut.

  1. Istirahat yang cukup!

Salah satu studi menunjukkan bahwa seseorang harus bekerja selama 22 menit dan istirahat 17 menit melakukan ini secara berkala. Pengertian istirahat terus lo beli makan, tidur dan sebagainya, melainkan ambil waktu sejenak untuk berdiam serta menenangkan diri. Pertahankan kondisi mental, emosional, dan fisik kita pada level Puncak dengan mengambil waktu istirahat. Selain fisik, menjaga kesehatan pikiran adalah hal penting agar kamu kita tetap produktif. Tips membagi waktu yang satu ini tidak boleh diabaikan.

  1. Buat To-Do List untuk esok hari

Lakukan ini setiap malam sebelum tidur, yaitu buat daftar untuk hari esok. Lihatlah tujuan yang dapat kamu lakukan untuk membantu mendekatkan diri pada hal tersebut. Apa saja Aktivitas tersebut?  Lalu agenda apa yang bakal berlangsung selepas rutinitas wajib sehari-hari?

Dengan To-Do List atau daftar kegiatan, kamu secara efektif menetapkan tujuan untuk hari itu. Sasaran harian lebih mudah dicapai sambil membantu menggerakkan kita ke tujuan yang telah kita susun sejak awal. Yuk selalu terapkan tips membagi waktu ini dari sekarang!

[Aqif]

Leave a Comment