Kontribusi Mahasiswa EI dalam Santripeneur Camp 2019

Santripeneur Camp 2019 adalah salah satu rangkaian agenda Santripeneur Indonesia yang diikuti oleh ratusan santri dari berbagai daerah di seluruh Indonesia yang dilaksanakan pada hari Jum`at hingga hari Ahad yang bertepatan pada 4 – 6 Oktober 2019 di Wisata Anggro Wonosari Malang. Peserta program ini merupakan angkatan keempat, yang mana angkatan pertama diadakan di Yogyakarta, angkatan kedua diadakan di Sumedang, dan angkatan ketiga diadakan di Semarang. Program kali ini diikuti oleh 600 santri, 15 diantaranya merupakan mahasantri UNIDA Gontor yang mana 7 peserta tersebut dari Prodi Ekonomi Islam yaitu M Rezki Ramadhan, Irwansyah, M Aziz As`ad, Abdullah Nur Adib, Izza Laveda, Irham Maulaya, dan Antoni Julian. Acara ini terselenggara atas kerjasama dari berbagai pihak yang telah bekerjasama dengan Santripeneur Indonesia.

Acara ini diawali dengan pembukaan oleh Inisiator dan Dewan Pembina Santripeneur Indonesia KH Ahmad Sugeng Utomo dan malamnya dilanjutkan dengan materi Leadership and Self Confidence oleh KH Akhmad Khambali, S.E., M.M. yang juga salah satu Dewan Pembina Santripeneur Indonesia. Di hari kedua, kegiatan diisi oleh Ibu Niken yang ahli di bidang industri tas rajut dan pakar fashion anak muda dengan materi ‘Bisnis, Manajemen, dan Branding.’ Kegiatan selanjutnya diisi oleh Bapak Hera yang sukses berbisnis makanan dengan materi ‘Bisnis Kreatif’. Setelah materi selesai, kegiatan Santripeneur ini berfokus pada grup diskusi dengan pelaku bisnis anak muda dan mengakhiri kegiatan malam ini dengan Pentas Seni dan Api Unggun.

Di hari ketiga diisi dengan kegiatan Outbond dan Games yang diikuti oleh seluruh peserta Santripeneur Camp 2019. Menurut salah satu Inisiator Santripeneur Indonesia KH Ahmad Sugeng Utomo, tujuan dilaksanakannya Santripeneur Camp 2019 ini tidak lain untuk melatih dan memotivasi para santri dalam hal kewirausahaan sebagai upaya dedikasi santri untuk kemajuan ekonomi negeri.

Dengan program Santripenenur ini, santri masa kini dituntut untuk tidak hanya mendalami ilmu agama tetapi juga mampu berwirausaha. Selain itu, program ini dapat mempererat tali persaudaraan seluruh santri Indonesia, terutama saling berkontribusi dalam wirausaha masing-masing. Untuk acara Santripeneur Camp selanjutnya akan diadakan di Makassar. (Rezki/Aqif)

Leave a Comment