Instansi Kepabeanan; “Daya tarik tersendiri bagi mahasiswi Ekonomi Islam”

Sidoarjo-Kantor Wilayah Direktoat Jendral Bea dan Cukai Jawa Timur I (16/03/2019). CUSTOMS (Instansi Kepabean) di manapun di dunia ini adalah suatu organiasasi yang keberadaannya amat esensial bagi suatu negara, demikian pula dengan Direktorat Jendral Bea dan Cukai (Instansi Kepabeanan Indonesia) adalah suatu instansi yang memiliki peran yang cukup penting dari negara dalam melakukan tugas dan fungsinya. Diantaranya adalah melindungi masyarakat dari masuknya barang-barang berbahaya, melindungi industri tertentu di dalam negeri dari persaingan yang tidak sehat dengan industri sejenis dari luar negeri, memberantas penyelundupan, melaksanakan tugas titipan dari instansi-instansi lain yang berkepentingan dengan lalu lintas barang yang melampaui batas-batas negara, dan memungut bea masuk dan pajak dalam impor secara maksimal untuk kepentingan penerimaan keuangan negara.

Kantor Wilayah Direktorat Jendral Bea dan Cukai Jawa Timur I

Begitu banyak peran dan fungsi DJBC menjadikan keminatan tersendiri bagi mahasiswa untuk lebih mengetahui secara mendalam, untuk itu Universitas Darussalam Gontor melalui program Studi Praktek Lapangan (SPL), memberikan kesempatan bagi para mahasiswanya untuk terjun langsung mengamati dan mempelajari hal-hal yang berkaitan dengan Kepabeanan, yaitu Kantor Wilayah DJBC (Direktorat Jenderal Bea dan Cukai) Jawa Timur I yang berada di daerah Sidoarjo. Selain itu program ini merupakan salah satu kegiatan penunjang akademik mahasiswa, khususnya Program Studi Ekonomi Islam sebagai sarana untuk menambah pengetahuan serta pengalaman.

Mahasiswa yang berkesempatan itu adalah Azizah Zawaj, Istiqom Shinta Hardiyanti dan Nurul Anggesti Merdayanti yang ditempatkan di bagiaan ataupaun divisi yang berbeda-beda. Azizah Zawaj ditempatkan di Bagian Penindakan dan Penyidikan  (P2), Istiqom Shinta Hardiyanti dan Nurul Anggesti Merdayanti ditempatkan di Bagian Audit. Adapun kegiatan yang dilakukan selama SPL meliputi;  pembuatan database hasil laboratorium, mengarsip surat, rapat persiapan divality assurance, pendistribusian surat, dll.

Selain itu juga terdapat kegiatan rutin bulanan dan mingguan yang diikuti seperti senam pagi bersama seluruh pejabat bea cukai yang dilakukan setiap hari Jum’at dan untuk bagian Audit juga terdapat pelatihan mental yang diadakan sebulan sekali dengan pembicara dari bag. Audit itu sendiri secara bergantian. Adanya SPL ini menjadikan pengetahuan mahasiswi akan bertambah khususnya mengenai perdagangan internasional, eksport dan import, dll. Diharapkan adanya SPL ini sebagai gambaran untuk membangun perekonomian yang lebih maju. #salamekonomirabbani. (Angges/ed. M. Huda)

1 Comment

Leave a Comment