Evaluasi Kurikulum Prodi Ekonomi Islam FEM UNIDA Gontor

Program Studi Ekonomi Islam FEM UNIDA Gontor mengadakan rapat evaluasi kurikulum pada 3 Mei 2019. Kegiatan ini berlangusng di Hall Unida Inn mulai pukul 08.00 sampai dengan selesai. Dikuti oleh seluruh dosen pengajar prodi Ekonomi Islam dan perwakilan Tim Islamisasi UNIDA Gontor. Agenda yang dibahas dalam rapat tersebut adalah evaluasi perkuliahan tahun ajaran 1439-1440/2018-2019.  

Selain itu, rapat tersebut membahas penyesuaian mata kuliah prodi EI berdasarkan hasil FDG Review Kurikulum di Malang beberapa minggu lalu. Penyesuaian mata kuliah berupa perubahan nama mata kuliah, penyesuaian jumlah SKS, dan peleburan keminatan prodi Ekonomi Islam. Total ada 66 mata kuliah dengan total kredit semester yang ditempuh mahasiswa sebanyak 149 SKS, yang sebelumnya ada 153 SKS.

Beberapa yang sudah selesai dirumuskan seperti peleburan keminatan program studi, yang sebelumnya terdapat lima keminatan menjadi tiga keminatan prodi, yaitu ekonomika moneter dan internasional Islam, ekonomika pembangunan dan publik Islam serta ekonomika bisnis dan digital Islam.

Mata kuliah pilihan Program Studi Ekonomi Islam menentukan keminatan dan topik tugas akhir atau skripsi yang ditempuh oleh mahasiswa dan diwajibkan mengambil minimal 2 mata kuliah (6 SKS) pilihan (Mata Kuliah Pilihan keminatan terdiri dari beberapa Mata Kuliah) yang ditawarkan pada keminatan tersebut. Mata kuliah pilihan dapat diambil oleh mahasiswa minimal 6 SKS dan mulai tahun ini dapat dikombinasikan dengan mata kuliah keminatan lain atau mata kuliah pilihan umum non-keminatan. Mata kuliah pilihan keminatan ditentukan saat mahasiswa menginjak semester 7 saat mahasiswa memulai untuk mengambil mata kuliah pilihan.

“Latar belakang penggabungan keminatan ini adalah kesadaran para pengajar bahwa referensi utama mata kuliah pilihan harus benar-benar tersedia dan dapat dipertanggungjawabkan secara akademik, terlebih unsur Islamisasi Ilmu Pengetahuannya. Penggabungan keminatan ini senantiasa diperlukan demi masa depan yang lebih baik.” Demikian kaprodi Ekonomi Islam, Royyan Ramdhani Djayusman, M.A. menjelaskan. (ARMasrifah)

2 Comments

  1. Assalamulaikum
    good night,Didalam suatu pendirian seseorang yang terbaik adalah dengan kita memiliki rasa integritas(seperti apa yang dikatakan oleh KH.Abdullah Syukri Zarkasyi)
    Integritas didalam mengajar,mendidik,sekolah,belajar,bermain,dan segalanya.
    hal ini dapat mempengaruhi hasil dan proses dari setiap kegiatan dan aktivitas dalam bentuk agama maupun umum.
    Saya sebagai umat yang beragama sangat mengapresiasi dalam kegiatan evaluasi ,karena manusia dan segala kegiatan baik lebihnya pasti ada namanya evaluasi.Evaluasi guna mengakreditasi diri maupun lembaga maupun apa saja,Karena klita dapat meningkatkan dan mengupayakan serta menambah beberapa konten didalam keilmuan ataupun yang lainnya.
    Terus mendidik calon-calon bangsa.
    good luck
    thanks for attention
    wassalamualaikum

Leave a Comment