Mantingan – Pada hari Ahad yang bertepatan dengan tanggal 19 Desember 2021, seluruh mahasiswi Universitas Darussalam Gontor Putri Mantingan mengadakan acara tahunan yaitu pekan perkenalan Khutbatu-l Arsy. Acara ini sungguh acara yang sangat besar karena hanya sekali dalam setahun, dan dihadiri oleh tamu-tamu penting, diantaranya adalah Bapak Pimpinan Gontor yaitu Al-Ustadz Prof. Dr. K.H. Amal Fathullah Zarkasyi, M.A. dan Al-Ustadz Drs. K.H. M. Akrim Mariyat, Dipl.A.Ed. Rektor Universitas Darussalam Gontor pun turut menghadiri acara ini yaitu Al-Ustadz Prof. Dr. Hamid Fahmy Zarkasyi, M.A. Ed., M.Phil.

Penyerahan parcel Fakultas Ekonomi dan Manajemen kepada Al-Ustadz Dr. Hartomi Maulana, M.Sc selaku dekan Fakultas Ekonomi dan Manajemen

Pekan perkenalan Khutbatu-l Arsy kali ini menampilkan beberapa atraksi yaitu angklung, paduan suara, saman, dan beberapa atraksi lainnya yang ditata sedemikian rupa sehingga dapat menghibur para tamu undangan. Selain menampilkan atraksi, adapula baris berbaris yang dikelompokkan antar program studi. Baris berbaris ini bukan sekedar baris berbaris biasa, namun juga dinilai kerapian, kekompakkan, dan kreativitas tiap program studi. Dan kali ini program studi Ekonomi Islam meraih barisan terbaik pertama.

Selain itu, setiap fakultas mempunyai stand yang menampilkan produk-produk mereka masing-masing. Untuk stand fakultas ekonomi dan manajemen menampilkan beberapa produk makanan, ada kripik pisang, greentea cookies, kue bolu ubi kuning, bittersweet, dan cikomer (cheese cake oreo lumer). Tiap-tiap fakultas memberikan produk-produk mereka yang dikemas menjadi sebuah parcel untuk para asatid dan ustadzat. Fakultas Ekonomi dan Manajemen pun meraih penghargaan stand terbaik kedua.

Penghargaan untuk Program studi Ekonomi Islam sebagai barisan terbaik pertama dan stand terbaik kedua

Al-Ustadz Hamid Fahmy Zarkasyi mengatakan “Yang kami harapkan yaitu dari setiap program studi untuk dapat menghasilkan produk yang berbeda tiap tahunnya yang menjadi identitas dari program studi tersebut”. Dari produk-produk yang dihasilkan ini, akan diberikan kepada masyarakat sekitar untuk kemudian diproduksi sebanyak mungkin dan dipasarkan oleh mahasiswi melalui e-commerce. Dari sinilah akan diperoleh pengalaman, kreativitas, dan juga pendapatan dari hasil penjualan ini. Maka dari itu diharapkan kepada para mahasiswi untuk tidak berhenti berkarya dan menyalurkan ide-idenya. (Wafi Amalia)