Dekan FEM: “Tuliskan cita-citamu…”

Ngawi-Pembukaan Ospek Prodi Ekonomi Islam Kampus mantingan telah resmi di buka oleh Dekan Fakultas Ekonomi dan Manajemen Universitas Darussalam Dr. Khoirul Umam, M.Ec, Ahad, 30 Juni 2019. Hal ini menandakan bahwa “perpeloncoan” ini sangat penting dan harus diadakan agar mahasiswi baru lebih mengenal “keluarganya”.

“di dalam ospek ini kita akan lebih tahu, prodi kita punya apa, akan seperti apa, satu semester ini bisa ngapain aja, kalau kita ingin meningkatkan diri sperti ini harus bagaimana, inilah yang nantinya akan kalian ketahui…,”ungkap Khoirul Umam.

Dekan FEM dalam Pembukaan Ospek Prodi EI Kampus Putri

Pengenalan berbagai macam kegiatan di Prodi Ekonomi Islam kepada seluruh mahasiwi baru akan merangsang pemikiran mereka, memancing kreativitas mereka tentang ekonomi Islam. Banyak sedikitnya mahasiswi baru akan mengenal lebih jauh keseruan-keseruan yang ada didalamnya. Mulai dari pengenalan prodi secara detail mulai dari visi, misi prodi ekonomi Islam, tips menulis karya ilmiah, essay, dan tentunya metode-metode penulisan yang nantinya akan mendorong keminatan dalam dunia tulis menulis dan mereka akan siap untuk ikut serta dalam even-even perlombaan antar universitas baik itu kancah nasional bahkan internasional. Sisi lain di ospek prodi ini, mahasiswi baru akan diberi pembekalan bagaimana mendapatkan beasiswa-beasiswa, khususnya beasiswa Bank Indonesia atau yang biasa kita kenal sebagai Genbi (Generasi Baru indonesia), ini sangat penting selain sebagai wujud keseriusan kita kerja sama dengan Bank Indonesia, mahasiswi secara umum mempunyai kesempatan untuk menerima beasiswa ini. Tentunya disini kita juga akan memberikan gambaran atau pandangan lulusan Prodi Ekonomi Islam, sehingga mahasiswi baru bertambah keyakinan bahwa memilih prodi ini sungguh sangat tepat.

Dalam sambutannya Dekan FEM juga mengajak seluruh mahasiswi untuk bercita-cita sejak dini, “buat cita-cita besar kalian, kalian memang mau jadi apa kalian ingin mempunyai peranan apa. Apa kalian ingin menjadi ibunda Shalahuddin al Ayyubi atau ingin menjadi ibunda Imam Syafi’I, atau menjadi apun, maka tuliskan…” pesan Khairul Umam. Hal ini terinspirasi dari kisah sahabat yang bercita-cita didepan ka’bah yaitu Abdullah bin Zubair, Mus’ab, Anas bin Malik, dan Malik bin Marwan dan Ibunda dari Trimurti Pondok Modern Darussalam Gontor. (miftah)

Leave a Comment