Yogyakarta- Rabu (01/12/2021) Studi Pengayaan Lapangan yang berlangsung mulai hari Senin, 29 November 2021 memberikan pengalaman yang banyak terhadap mahasiswi ekonomi islam semester 6 tahun ini untuk mengetahui bagaimana pengaplikasian ilmu yang mereka dapati selama ini dalam system perekonomian. Dua orang diantaranya berkesempatan untuk menjalankan kegiatan ini di Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) Perwakilan D.I Yogyakarta. BPKP merupakan sebuah Lembaga Pemerintahan Non Departemen yang bergerak dalam pengawasan pembangunan nasional dan bertanggungjawab langsung ke presiden.

Peserta SPL Berpose di Depan Kantor BPKP D.I> Yogyakarta

Pendekatan yang dilakukan BPKP diarahkan lebih bersifat preventif atau pembinaan dan tidak sepenuhnya audit atau represif. Kegiatan sosialisasi, asistensi atau pendampingan, dan evaluasi merupakan kegiatan yang mulai digeluti BPKP. Sedangkan audit investigatif dilakukan dalam membantu aparat penegak hukum untuk menghitung kerugian keuangan negara. Visi dari BPKP adalah “Auditor Intern Pemerintah yang Proaktif dan Terpercaya dalam Mentransformasikan Manajemen Pemerintahan Menuju Pemerintahan yang Baik dan Bersih”.

Kedua mahasiswi peserta SPL yang bertempat di BPKP ialah Alvi dan Defa memanfaatkan segala kesempatan untuk memahami bentuk manajemen pemerintahan dalam peningkatan Pembangunan Nasional via Question and Answer, penganalisisan data dan laporan, pembahasan mengenai masalah-masalah perekonomian saat ini dan berbagai metode lainnya. Kesan Excited pun semakin melekat yang dirasakan mereka untuk memperdalam bagaimana system Kelola yang sebenarnya dalam pemerintah dan pengaplikasiannya di masyarakat setelah keduanya berdiskusi membicarakan system kinerja pemerintah disertai berita-berita terkini yang sedang terjadi di masyarakat.

Diskusi Ringan Tentang Pembangunan Daerah

Walau masih ada beberapa materi yang tidak pernah kita temukan dikelas, disinilah kami mempelajari kenyataan dari ilmu ekonomi itu sendiri. Khususnya dalam pembangunan dan system kerja Pemerintahan Daerah untuk mencapai akuntabilitas pemerintah daerah melalui kapabilitas berbagai aspek. “Dalam dunia kerja tidak hanya sectoral atau focus pada tanggungjawab dalam bidang pekerjaannya masing-masing, melainkan personality dari setiap orang itu yang harus selalu ada. Bagaimana ia berlaku ramah, hormat, sopan dan santun sangat penting sebab merupakan kunci dari kekuatan kinerja pekerjaan tersebut. Setiap orang juga dituntut memiliki skill yang banyak. Agar terus berkembang dan mendapat peningkatan.” Terang Bu Ratna Wijihastuti selaku Korwas Bidang P3A BPKP DIY. (defa-alvi).