Bank Indoensia Berikan Kuliah di Prodi Ekonomi Islam FEM UNIDA Gontor

Bank Indonesia (BI) ikut serta dalam pemberian materi kuliah di program studi Ekonomi Islam Fakultas Ekonomi dan Manajemen UNIDA Gontor. Kuliah pakar ini dilaksanakan pada Jumat (05/10/18) bertempat di Hall CIOS. Kuliah pakar ini bertemakan Ekonomika Moneter, yang menjadi salah satu dari lima bidang keminatan di Prodi Ekonomi Islam. Perkuliahan pakar ini, “dosen” dari Bank Indonesia memberikan materi tentang Penguatan Dollar terhadap Mata Uang Global.

Djoko Raharto, Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia Kediri, menegaskan bahwa kondisi Indonesia saat ini jauh berbeda dengan kondisi Indonesia pada saat krisis moneter 1998 lalu. “Karakter kenaikan dolar terhadap rupiah pada 1998 dengan 2018 berbeda, pada tahun 1998 terjadi inflasi sebesar 78.2 persen, sedangkan saat ini, inflasi terjaga di angka 3.2 persen.

Menurut Atika R. Masrifah, Dosen Prodi Ekonomi Islam, perkuliahan dengan mengundang Bank Sentral ditujukan agar dapat meningkatkan kualitas mahasiswa UNIDA Gontor, khususnya prodi Ekonomi Islam Fakultas Ekonomi dan Manajemen.

Selain memberikan kuliah, Bank Sentral juga akan memberikan beasiswa “Dedikasi untuk Negri” kepada mahasiswa UNIDA Gontor. Bapak Djoko menyampaikan bahwa UNIDA Gontor merupakan Perguruan Tinggi Swasta pertama yang menerima Program Beasiswa Bank Indonesia tersebut. Hal ini merupakan pilot project Bank Sentral dalam menjadikan PTS menjadi salah satu penerima beasiswa BI.

Ratusan mahasiswa dan mahasiswi antusias dalam mengikuti kuliah pakar. Pada saat sesi pertanyaan dibuka, banyak dari mahasiswa dan mahasiswi yang ingin melontarkan pertanyaan terkait moneter. Bapak Djoko mengaku bahwa seluruh peserta kuliah pakar sangat kritis dalam mengajukan pertanyaan. Semoga ilmu yang didapatkan dari kuliah pakar ini dapat bermanfaat bagi seluruh mahasisiwa, khususnya dalam mencari solusi atas permasalahan ekonomi saat ini. [arm]

Materi Kuliah Pakar Bank Sentral ini dapat di download di sini: Materi 1 dan Materi 2

Leave a Comment