Apa Nasihat Untuk Mahasiswa Prodi Ekonomi Islam Semester 6 Kampus Gontor ??

Silaturahim antara dosen dan mahasiswa Program Studi Ekonomi Islam semester 6 kampus Gontor dilaksanakan di Latansa Gontor Departement Store. Acara ini dihadiri oleh Kaprodi Ekonomi Islam Al- Ustadz Royyan Ramdhani Djayusman, M.A. beserta segenap dosen program studi. Acara yang diadakan pada siang hari tgl 16 April 2019 ini adalah acara yang kedua kalinya setelah sebelumnya pernah melakukan acara serupa di tahun 2018 dengan kepanitiaan berbeda. Acara ini bertujuan untuk memberikan masukan kepada mahasiswa semester 6 kampus Gontor yang sebentar lagi akan memasuki masa-masa skripsi, dan juga saling mendoakan agar mahasiswa semester 6 bisa lulus tepat waktu seluruhnya.

Dari sebuah angkatan, atau yang biasa disebut Marhalah oleh santri Gontor, semangat kebersamaan (ukhuwwah) adalah modal awal yang paling utama dalam mencapai sebuah kesuksesan bersama khususnya pada marhalah tersebut. Saling peduli, saling mengingatkan, saling mendorong, saling memberikan semangat merupakan kiat-kiat yang harus dilakukan untuk bisa maksimal membantu pondok dan menyelesaikan studi S1 dengan Cleansheet atau lulus tepat waktu seluruhnya.

Kampus Gontor belum pernah memiliki sejarah akan adanya sebuah angkatan yang cleansheet dalam menyelesaikan study S1 nya. Kapan mau bisa? Jika dibandingkan dengan kampus mantingan yang setiap tahunnya Cleansheet, mahasiswa kampus Gontor sangat jauh sekali dari kata mungkin untuk bisa selesai tepat waktu. Padahal amanah yang diberikan sama yaitu mengajar, membantu pondok dan kuliah. Sedangkan di kampus Siman pernah tersisa 3 mahasiswa yang terpaksa harus melanjutkan studinya di semester atas. Apakah angkatan Semester 6 kampus Gontor ini akan mencatatkan tinta emas dalam sejarah perkuliahan di kampus Gontor yaitu lulus semua tepat waktu ?

Pada acara ini juga pada dosen memberikan arahan tentang penulisan skripsi. Bagaimanakah menulis sebuah skripsi itu ? apakah dimulai dari judul atau dimulai dari masalah? Dalam menulis skripsi, mulailah  dari keminatan pribadi dengan mengetahui dimakah minat kita. Bagaimana keminatan ini bisa hadir pada diri kita? salah satu cara menemukan minat ilmiah kita adalah dengan mulai membaca. Untuk mulai membaca, mulailah dari yang paling menarik atau yang  paling kita sukai untuk dibaca. Dari situlah nantinya akan muncul masalah yang bisa dibahas pada skripsi. Membaca juga bisa menambah ide ide atau gagasan yang nantinya juga sangat berguna dalam tulisan kita kedepannya.

Di Gontor kita diajarkan untuk bekerja keras, bekerja cerdas, bekerja tuntas, dan bekerja ikhlas. Namun sebagai seorang muslim yang baik, kita tidak hanya bekerja, bekerja, dan bekerja saja. Hal itu harus kita imbangi dengan berdoa keras, berdoa cerdas, berdoa tuntas, berdoa ikhlas.

وَالَّذِينَ جَاهَدُوا فِينَا لَنَهْدِيَنَّهُمْ سُبُلَنَا ۚ وَإِنَّ اللَّهَ لَمَعَ الْمُحْسِنِينَ (العنكبوت : ٦٩)

Ayat di atas bisa kita fahami bahwa jika ingin menggapai sesuatu, maka berusahalah secara maksimal menjalani proses memantaskan diri kita sebaik mungkin untuk mendapatkan petunjuk Allah, maka Allah akan memberikan bukan hanya satu tapi banyak jalan/petunjuk, sesuai janjinya yg di dalam ayat bahkan diberikan dua kali penegasan.

(Imam Haryadi ed. Indra)

Leave a Comment